Gangguan Jaringan Sistem Saraf Otak

Terimakasih atas kunjungan Anda di website obatpenyakitepilepsi.com yang akan memberikan tips menarik dan solusi terbaik. Dalam kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai Gangguan Jaringan Sistem Saraf Otak. Semoga artikel di bawah ini bermanfaat bagi Anda.

Sebagian orang yang mengira gangguan jaringan saraf hanya dapat terjadi pada lansia saja, padahal ada banyak penyakit yang menyerang jaringan ini di usia muda. Mengenali jenis-jenis dan cara pencegahannya wajib untuk diketahui demi mengantisipasi kehadiran penyakit-penyakit tersebut.

Setiap neuron dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf adalah dendrit dan akson (neurit). Dendrit berfungsi sebagai mengirimkan impuls ke badan sel saraf, sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain.

Gangguan Jaringan Sistem Saraf Otak

Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Sistem saraf ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Dalam kegiatannya, saraf memiliki hubungan kerja seperti mata rantai antara resptor dan efektor.

Reseptor merupakan salah satu sekelompok sel saraf dan sel lainnya ynag berfungsi untuk mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Efektor merupakan suatu sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan, seperti otot dan kelenjar.

Gangguan Jaringan Sistem Saraf Otak

Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Fungsi sel saraf yaitu mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Berikut beberapa Gangguan Jaringan Sistem Saraf Otak diantaranya :

  1. Epilepsi (ayan), Penyakit ini karena dilepaskannya letusan-letusan listrik (impuls) pada neuron-neuron otak.
  2. Stroke adalah kerusakan otak akibat tersumbatnya atau pecahnya pembuluh darah otak.
  3. Amnesia adalah ketidak mampuan seseorang untuk mengingat atau mengenal kejadina yang terjadi dalam suatu periode di masa lampau. Biasanya kelainan ini akibat guncangan batin atau cidera otak.
  4. Poliomielitis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang neuron-neurron motoris sistem saraf (otak dan medula spinalis).
  5. Neuritis adalah radang saraf yang terjadi karena pengaruh fisis seperti patah tulang, tekanan pukulan dan dapat juga karena racun atau difisiensi vitamin B1,B6 dan B12.
  6. Cutter, kelainan di mana penderitannya selalu melukai dirinya sendiri saat depresi, bingung atau stres.

Jika Anda sedang mencari pengobatan saraf, kami akan merekomendasikan Qnc Jelly Gamat sebagai solusi terapi pengobatan memulihkan saraf secara alami tanpa menimbulkan efek samping serta aman dikonsumsi oleh semua usia. Info lebih lengkap klik =>> Obat Memulihkan Saraf

Demikian sekilas informasi mengenai Gangguan Jaringan Sistem Saraf Otak. Semoga dengan adanya artikel kali ini bisa bermanfaat bagi Anda.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *